You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Dukung MRT, Pemkot Jakarta Pusat Lakukan Sosialisasi
photo Doc - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Sosialisasikan Pembangunan MRT Fase II

Sosialisasi terkait pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) fase II dari Bunderan HI-Kampung Bandan sudah mulai dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat. Kali ini sosialisasi menyasar pada pengelola gedung.

Ada 20 pengelola dan pemilik gedung yang kita sosialisasikan. Semua harus mendukung proyek pembangunan MRT ini

"Ada 20 pengelola dan pemilik gedung yang kita sosialisasikan. Semua harus mendukung proyek pembangunan MRT ini," ujar Mangara Pardede, Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa (12/9).

Menurut Mangara, untuk wilayahnya memang dari rencana tidak ada proses pembebasan lahan. Karena pembangunan jalur MRT akan berada di bawah tanah.

Konsultasi Publik Pembangun MRT Fase II Dimulai Besok

"Pembangunnya ini underground. Jadi sejauh ini tidak ada pembebasan lahan, namun sosialisasi tetap kita lakukan ke mereka. Mereka setuju, dan meminta dilibatkan dalam setiap mekanisme perencanaan detail teknis pembangunan," tandasnya.

Untuk pembangunan MRT fase II ini, di Jakarta Pusat akan dibangun empat stasiun. Mulai dari kawasan Monas yang berhadapan dengan Museum Nasional, kemudian di Harmoni, Gajah Mada Plaza dan daerah Sawah Besar.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1177 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1091 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye1060 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye916 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye891 personAnita Karyati